Pengertian dan Cara Kerja Tensimeter Digital

Pengertian dan Cara Kerja Tensimeter Digital

Dalam dunia medis peralatan berikut ini dikenal sebagai alat tensimenter. Adapun fungsinya sebagai alat mendeteksi tensi darah pada tubuh seseorang atau pasien. Di instansi kesehatan seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, alat ini sering digunakan sebagai alat ukur, baik secara manual dan juga digital. Semenjak perkembangan teknologi modern, maka dikenal sebagai tensimeter digital.

Salah satu produk yang sering ditawarkan oleh distributor alat kesehatan yaitu tensimeter digital terbaik. Dengan produk yang beragam, juga dengan tawaran harga bersaing. Demi memenuhi kebutuhan pasar medis, maka alat ini banyak dijual dengan ragam merk, ragam fiture teknologi berbeda. Sehingga mampu memenuhi kelengkapan alat kesehatan pada rumah sakit, klinik, puskesmas dan sebagainya. Untuk mengetahui apa pengertian lengkap alat tersebut, penjelasannya adalah sebagai berikut :

Pengertian Tensimeter Digital

Yaitu alat pengukur yang berguna untuk mengukur tensi darah secara mudah, praktis dan langsung dapat menunjukkan angka tensi pada dengan hasil yang akurat. Tensimeter Digital ini dioperasikan dengan cara menggunakan tenaga batu baterai, atau melalui charge pada listrik. Dan manfaatnya adalah hasil pengukurannya bisa langsung terbaca melalui layar lcd pada alat tersebut.

Prinsip Kerja

Berikut ini mengenai prinsip kerja tensimeter digital yaitu :

  1. Melalui udara, yaitu udara akan dipompa masuk ke manset kemudian ditekan ke atas istolik.
  2. Kemudian secara perlahan udara tersebut akan dilepaskan dari manset dengan cara dikendorkan knopnya pada tensimeter sehingga tekanan pada manset menjadi menurun perlahan.
  3. Dengan demikian manset akan menjadi kempes perlahan.
  4. Setelah itu barulah diketahui berapa ukuran tekanan darah pasien, melalui tekanan sistolik yaitu untuk mengetahui adanya tekanan denyut nadi.

Dengan cara kerja demikian maka denyut nadi akan diketahui lebih mudah dan akurat. Cara kerjanya cukup simple, umumnya pada saat demo praktek tersebut pihak distributor alat kesehatan akan memberikan arahan mengenai cara pakai secara tepat juga benar.

Cara Mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter digital

Sebelum digunakan untuk mengukur tekanan darah perhatikan cara – cara berikut ini :

  1. Waktu yang tepat untuk mengukur tekanan darah adalah pada pagi hari atau sebelum melakukan aktivitas yang berat khususnya.
  2. Perlu diperhatikan, apabila seseorang ingin diperiksa, maka sebaiknya menghindari melakukan kegiatan berat seperti berlari, berjalan jauh,, membawa barang bawaan, atau setelah makan dan sebagainya. Hal ini sebaiknya diistirahatkan terlebih dahulu.
  3. Pada saat pengukuran sebaiknya posisi yang baik adalah dengan cara berbaring, tidur dan juga duduk, dengan catatan posisi tersebut sejajar dengan jantung pasien.
  4. Hindari mengkonsumsi obat – obatan jenis berat, karena akan memicu hasil yang kurang optimal.
  5. Hindari merokok sebelum pengukuran, karena bisa mempengaruhi hasil pengukuran tidak maksimal.

Keuntungan Menggunakan Tensimeter Digital

  1. Lebih aman karena tidak memakai air raksa atau merkuri sehingga pasien terbebas dari resiko akan radiasi logam berat.
  2. Tensimeter digital memiliki sensor berfungsi sebagai alat pendeteksi, hal ini bermanfaat bagi pasien yang memiliki masalah pada pendengarannya.
  3. Praktis, dan efektif hasilnya langsung terlihat di layar lcd alat tersebut.
  4. Cara pemakaiannya cukup mudah dan ringkas.
  5. Hasil yang didapat cukup akurat.

Kelemahan Menggunakan Tensimeter Digital

Adapun kelemahan alat tensimeter digital yaitu lebih rendah karena beberapa hal seperti batu baterai lemah atau habis, masa pemakaian alat yang terlalu lama, hal ini membutuhkan kalibrasi agar alat menjadi lebih baik kinerjanya.

Cara Merawat Tensimeter Digital

  1. Hal yang harus diperhatikan yaitu dengan menghindari suhu serta kelembaban yang tinggi, sebaiknya simpan alat ini pada kondisi normal. Karena suhu dan kelembaban yang tinggi mampu merusak alat menjadi lebih cepat.
  2. Jauhi alat ini dari bahan kimia berbahaya.
  3. Sebaiknya tidak menggunakan alat atau benda tajam berbarengan dengan alat ini.
  4. Hindari dari terjatuh atau benturan.
  5. Sebaiknya lakukan kalibrasi dalam kurun waktu tertentu, agar kualitas alat menjadi terjaga.
  6. Jika sudah tidak terpakai simpan dalam kotak atau kardus tensimeter digital.

Pentingnya bagi distributor alat kesehatan dalam memberikan petunjuk dan arahan setiap produk yang ditawarkan guna mempermudah penggunaan alat tersebut oleh pelanggan.

Leave a Comment