alat kejut jantung

Mengenal Alat Kejut Jantung Portable (AED)

Alat Kejut Jantung merupakan satu diantara sekian banyak alat medis yang sangat penting dan dibutuhkan untuk manusia. Alat ini memiliki peranan penting dalam tindakan penyelamatan jiwa. Khususnya bagi mereka yang mengalami gangguan jantung (serangan jantung). Oleh sebab itu, di negara – negara Eropa di tempat – tempat umum sudah tersedia alat kejut jantung portable untuk digunakan kapan saja dan dimana saja. Untuk mengetahui lebih jauh tentang alat ini, mari kita simak ulasan singkatnya berikut ini.

Pengertian Alat Kejut Jantung

Mungkin tidak semua orang mengenal alat kejut jantung ini, karena alat ini tidak banyak digunakan. Alat ini digunakan hanya dalam kondisi darurat saja dimana seseorang membutuhkan pertolongan dengan cepat. Alat Kejut Jantung dalam bahasa medis disebut dengan Defibrillator. Sedangkan tindakan penyelamatan untuk serangan jantung disebut defibrillasi. Alat ini sebaiknya ada di rumah sakit dan klinik dan juga direkomendasikan disediakan di tempat – tempat umum seperti air port, swalayan, stadion dan di banyak tempat lain yang banyak dikunjungi orang.

Jenis Alat Kejut Jantung

Secara umum Defibrillator terdiri dari beberapa jenis yaitu Defibrillator Manual, Defibrillator Otomatis (AED) dan Defibrillator Implant. Sedangkan yang sekarang kita bahas adalah Alat Kejut Jantung Portable atau AED (Automatic External Defibrillator). Semua jenis defibrillator tersebut memiliki karakteristiknya masing – masing dan penggunaanya pun disesuaikan dengan kebutuhan masing – masing. Untuk AED biasanya digunakan untuk Emergency, Ambulance dan di lapangan.

Cara Kerja Alat Kejut Jantung

Bagaimana alat ini dapat bekerja dalam menyelamatkan jiwa ? Dimulai ketika seorang mengalami serangan jantung dimana jantung dalam kondisi fibrilasi ventrikel. Jantung berdetak sangat kencang, acak dan tidak dapat memompa darah. Hal ini berdampak pada penurunan tekanan darah sehingga kebanyakan orang yang mengalami serangan ini akan kehilangan kesadaran dalam waktu yang cukup cepat.

AED atau alat kejut jantung portable bekerja dengan terlebih dahulu dilakukan pertolongan RJP (Resusitasi Jantung Paru) untuk mempertahankan aliran darah tetap mengalir ke otak sehingga tidak kekurangan pasokan oksigen. Kemudian elektroda pads dipasang di dada pasien, secara otomatis alat ini akan mendeteksi irama jantung dan juga impedansi pasien. Ketika terdapat irama jantung yang membahayakan, maka AED akan memerintahkan untuk melakukan defibrilasi.

Energi Listrik akan mempengaruhi jantung dan membuat jantung berhenti sejenak dan akan kembali memulai detaknya dengan normal. Kberhasilan proses defibrilasi biasanya dipengaruhi oleh seberapa besar energi yang diberikan, kesesuaian impedansi pasien terhadap energi yang diberikan dan juga kondisi pasien itu sendiri.

Berapa Harga Alat Kejut Jantung

Bagaimanapun, alat ini memang sangat dibutuhkan. Sudah kami sebutkan diatas, bahwa di negara – negara maju di tempat – tempat umum alat ini tersedia di dalam box yang dapat digunakan oleh siapa saja yang membutuhkannya. Namun tahukah anda berapa harga AED ini di Indonesai ? Kami sempat bertanya pada salah satu toko alat medis di satu kota, untuk harga alat kejut jantung portable berkisar antara 20 jutaan hingga 60 jutaan tergantung dari tipe dan merknya.

Leave a Comment